Berjuang Dulu, Jika Ingin Cepat Dapat Kaki Palsu Gratis!



Sugeng Siswoyudono dan Kick Andy Foundation dalam program pembagian kaki palsu gratis sampai saat ini masih terus berlanjut. Beberapa orang yang membutuhkan kaki palsu, tidak jarang tidak sabar, dan lebih memilih datang ke Markas Komendan Sugeng dan langsung ingin mendapatkan kaki palsu, meski dengan cara mengganti meterial dan ongkos pembuatannya. Mereka rata-rata tidak mau ribet menjalani prosedur dalam waktu yang cukup lama.

“Namanya gratis ya tentu harus melewati prosedur dan sedikit membutuhkan kesabaran. Langsung minta, langsung diberi ya tidak bisa begitu, harus berjuang dulu,” ucap Samadi, relawan kaki palsu yang juga seorang sopir truk besar, yang Minggu, 28 Juli 2019, mengantar 4 orang yang membutuhkan kaki palsu dari Demak, Jawa Tengah.

Sersan Ijo, salah seorang anak buah Komendan Sugeng, membocorkan rahasia jika ingin cepat mendapatkan kaki palsu secara gratis. “Lewat relawan seperti Pak Samadi atau yang lain jika ingin lebih cepat, karena memang sudah dipercaya Kick Andy Foundation,” ucap Sersan Ijo.

Hal lain jika ingin cepat mendapatkan kaki palsu secara gratis, langsung saja datang ke Markaz Pembuatan Kaki Palsu, di Kauman Gang III No 33, Mojosari, Mojokerto. “Bagi yang tidak mampu, jangan lupa persiapan surat keterangan tidak mampu dari desa tempat tinggal. Bagi yang mampu, ya jangan memiskinkan diri, malulah! Masak, hanya untuk sebuah kaki palsu mengaku miskin!” ucap salah seorang anak buah Komendan Sugeng Kaki Palsu.

Minggu itu, 28 Juli 2019, Akwan, Astuti, dan Siti Nuryiyah yang asal Demak mengaku bisa mendapatkan kaki palsu secara gratis karena mendapatkan pengarahan dari relawan Samadi. Akwan, yang kehilangan kaki akibat penyakit diabetes mengaku sebelumnya adalah seorang nelayan. Dengan kaki palsu yang bakal didapatnya, ia berharap akan bisa kembali menjadi seorang nelayan.

Astuti dan Siti Nuryiyah juga berharap kaki palsu itu akan membuat aktivitas lebih lincah lagi dari sebelumnya. Astuti sebelumnya memakai tongkat empat kaki, padahal ia kehilangan kaki palsu di bawah lutut. Sikapnya yang manja dan tidak mau memakai kruk sempat mendapatkan marah dari Komendan Sugeng. Pun demikian dengan Siti Nuryiyah, yang di rumahnya punya usaha toko kecil-kecilan, akan membuatnya makin giat dalam ativitasnya. ##

4 Comments

Post Comment